PASCASARJANA KESOS UI : PENDAFTARAN DAN TES SIMAK UI

Halo semua...!
Hari ini saya ingin berbagi mengenai pengalaman saya mendaftarkan diri di Program Magister Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Indonesia. Program magister ini merupakan salah satu program pendidikan yang berada dibawah naungan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politk.



Penasaran seperti apa prosesnya? yuk kita simak sama - sama...


1. Tahap Pendaftaran :
Saya mendaftarkan diri untuk mengikuti program magister ini melalui jalur Seleksi Masuk Universitas Indonesia atau yang lebih sering dikenal dengan SIMAK UI. Pendaftaran ini dibuka tiga kali dalam satu tahun akademik, yakni :
  • Semester Gasal
    Gelombang 1 Pendaftaran Februari – Maret
    Gelombang 2 Pendaftaran April – Mei
  • Semester Genap
    Pendaftaran Oktober – November
Saya sendiri mendaftar di periode semester genap, yang dibuka pada tanggal 01 Oktober sd. 02 November 2018 secara online. Periode pendataran ini terbilang cukup lama, karena dibuka selama kurang lebih 1 bulan lamanya. Oh iya, untuk Ilmu Kesos ada 3 peminatan yang harus dipilih pada saat mendaftar, yaitu :
  • Pembangunan Sosial & Otonomi Lokal
  • Perencanaan dan Evaluasi Pembangunan
  • Pengembangan Masyarakat, Kemikskinan dan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Pilih peminatan yang sesuai dengan minat kalian ya, karena peminatan ini akan sangat berpengaruh dengan apa saja yang akan dipelajari saat masa perkuliahan. 
Kembali ke proses pendaftaran, proses pendaftaran online ini terdiri dari 9 tahap, yang bisa dilihat digambar dibawah ya :

source : https://penerimaan.ui.ac.id/page/registration
Didalam tahap tersebut, terdapat beberapa dokumen penting yang harus dipersiapkan, yaitu fotocopy legalisir Ijazah dan transkrip nilai dari jenjang pendidikan sebelumnya. Jadi, saya sarankan untuk kalian yang memiliki tempat kuliah terdahulu yang jauh dari tempat tinggal sekarang dan sudah tidak memiliki dokumen tersebut, untuk segera mempersiapkan dokumen - dokumen tersebut mengingat prosesnya membutuhkan waktu 2 - 3 hari (kalau di kampus saya dulu).

Setelah melengkapi proses pendaftarannya, kemudian kita bisa membayarkan biaya pendaftaran sebesar 750.000 rupiah via atm ataupun teller bank (sepertinya biaya pendaftaran untuk tiap program magister berbeda - beda, CMIIW). Setelah itu kita bisa mengunduh kartu ujian yang harus dibawa pada saat pelaksanaan tes SIMAK UI. Berikut contoh kartu ujian saya:


2. Tes SIMAK UI :
Yup, ujian dimulai dari pukul 07.00 Pagi. Oleh karena itu, saya yang bertempat tinggal cukup jauh dari Depok, mulai berangkat dari rumah sejak pukul 04.00 Pagi 😂. Saya tiba di FIB UI sekitar pukul 05.30, disana saya melihat sudah cukup banyak peserta tes yang hadir. Saya mulai mencari gedung ujian yang dimaksud, ternyata cukup banyak ruangan yang digunakan untuk ujian, sehingga membutuhkan waktu untuk mencari ruangan tersebut. Oleh karena itu, saya menyarankan pula untuk kalian yang ingin mengikuti tes SIMAK UI agar datang lebih awal supaya tidak terburu - buru ketika mencari ruangan.

Sembari menunggu waktu ujian, saya menyempatkan diri menyantap sarapan yang disiapkan oleh ibu saya, sambil menikmati pula pagi hari yang sejuk di Kampus UI Depok. Alhamdulillah....

Ujian dimulai dengan mengisi data diri, tetapi sebelum itu kita dipersilahkan untuk menaruh barang - barang yang tidak diperkenankan dibawa saat ujian ke dalam tas. Barang - barang seperti kotak pensil, jam tangan, handpone, jaket, seluruhnya harus dimasukan ke dalam tas. Kita hanya diperkenankan untuk membawa pensil, penghapus, KTP, dan kartu ujian selama ujian berlangsung.

Tes pertama adalah tes TPA, dengan rincian sbb :
  • Verbal        (40 soal,30 menit)
  • Kuantitatif (30 soal, 50 menit)
  • Logika        (40 soal, 40 menit)
Untuk kategori soal TPA ini kita harus berhati - hati, karena setiap jawaban salah akan diberi pengurangan -1 poin sedangkan jawaban benar +4 poin. Oleh karena itu jawab pertanyaan yang benar - benar yakin saja.
Saya sendiri merasa soal TPA SIMAK UI ini cukup sulit jika dibandingkan dengan tes TPA yang pernah saya ikuti di perguruan tinggi lainnya. Terutama pada soal kuantitatif dimana saat itu saya hanya dapat mengisi 7 jawaban dari 30 soal yang ada. 

Tes kedua adalah tes Bahasa Inggris, dengan rincian sbb :
  • Structure (40 Soal)
  • Reading   (50 Soal)
Move on dari tes pertama yang cukup membuat saya galau, saya kemudian mulai mengerjakan tes Bahasa Inggris. Pada tes ini tidak ada pembagian waktu sehingga kalian bebas mau mengerjakan dari bagian mana. Untuk tes ini juga tidak ada pengurangan seperti tes TPA, jadi kerjakan semua saja 😅😄

Saya sendiri mulai mengerjakan dari bagian reading, karena saya sadar kemampuan structure saya yang pas - pas an. Oleh karena itu saya mencoba memaksimalkan jawaban di bagian reading terlebih dahulu.

Pukul 12.00 berakhirlah rangkaian ujian SIMAK UI sekaligus menandai pula berakhirnya perjalanan saya pada hari itu. Saya bersyukur bisa menjalani ujian ini dengan lancar, meskipun tidak yakin pula dengan hasilnya mengingat bagian kuantitatif yang terasa sulit bagi saya. Meski demikian saya tetap berdoa agar mendapatkan hasil yang terbaik 👼


NOTE !!!
Simpan Kartu ujian yang sudah ditanda tangani oleh pengawas, karena jika lulus nantinya harus ditunjukkan kepada panitia ketika melakukan registrasi ulang mahasiswa baru Universitas Indonesia.

Komentar